Hamas menyatakan telah mengajukan proposal gencatan senjata jangka panjang selama lima tahun kepada Israel. Namun, proposal itu ditolak Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.Pernyataan ini disampaikan pejabat senior Hamas, Abdel Rahman Shadid, dalam keterangan resmi yang dipublikasikan melalui platform digital milik kelompok pejuang untuk kemerdekaan Palestina itu, Jumat (2/5/2025).Shadid menyatakan proposal Hamas merupakan "visi bertanggung jawab" yang mencakup penghentian permanen.
Sumber:
View on YouTube
Komentar
Posting Komentar