JAKARTA, KOMPAS.TV - Aktivis perempuan, Melanie Subono menyampaikan bahwa Josepha Alexandra dan kawan-kawannya siswa SMAN 1 Pontianak lebih mempunyai karakter dan nilai empat pilar daripada MPR RI. Alasannya, kata Melanie, dari sanggahan Josepha saat lomba hingga pernyataan SMAN 1 Pontianak menolak tanding ulang lomba cerdas cermat sebagai bukti nilai-nilai tersebut. "Cara mereka menyampakan sesuatu, cara Ocha bertanya, cara sekolahnya menjelaskan sesuatu dengan baik itu nilai yang jarang banget. Mereka mengajarkan aku kebangsaan atau nilai-nilai empat pilar itu, aku lebih percaya mereka," ujar Melanie. #mprri #juri #sman1pontianak Produser: Ikbal Maulana Thumbnail: Noval Polemik penjurian lomba cerdas cermat empat pilar MPR tingkat Provinsi Kalimantan Barat, merembet jadi kegaduhan nasional. MPR telah menonaktifkan juri, dan berencana menggelar ulang final lomba cerdas cermat. Tapi, SMA Negeri 1 Pontianak mengambil sikap tidak akan ikut final lomba, memilih tetap menghormati hasil lomba, yang memenangkan peserta dari SMA lain. Apa mau dikata, polemik kadung menjelma jadi isu nasional. Ketua MPR, juri, dan moderator digugat ke pengadilan. Netizen riuh kicauannya. Sementara, sederet tokoh nasional pun sudah turun tangan, termasuk Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Mengapa lomba cerdas cermat level SMA menggelinding jadi isu nasional? Simak pembahasannya dalam BOLA LIAR, episode “DRAMA CERDAS CERMAT: FINAL DIULANG HINGGA JURI DIGUGAT” Jumat, 15 Mei 2026 pukul 20.30 WIB, LIVE di KompasTV.
Sumber:
View on YouTube
Komentar
Posting Komentar