[FULL] Polisi Ungkap Kendala Penyelidikan Kematian Satu Keluarga di Situbondo | KOMPAS MALAM


SITUBONDO, KOMPAS.TV - Kasus kematian satu keluarga di Situbondo masih gelap. Sebanyak 15 saksi telah diperiksa, namun nama tersangka belum terungkap. Temuan luka sayatan senjata tajam di jenazah korban menjadi petunjuk terakhir yang didapat polisi terkait kasus kematian satu keluarga di Situbondo, Jawa Timur. Semua luka menyasar ke bagian leher korban. Polisi juga menemukan senjata tajam di kamar mandi rumah korban. Untuk menguak dalang kematian ini, polisi telah memeriksa 15 saksi, yakni tetangga, kerabat, hingga orang terdekat keluarga korban. Polisi juga menyita sejumlah barang bukti, di antaranya pisau yang ditemukan di dalam bak mandi serta telepon genggam milik korban. Dari hasil olah tempat kejadian perkara, polisi memastikan tidak ada barang berharga milik korban yang hilang. Namun, nama tersangka juga belum mencuat. Sebelumnya, suami, istri, dan anak perempuan ditemukan tewas di dalam rumahnya di Desa Demung, Besuki, Situbondo, pada 28 Desember 2025. Saat kejadian, CCTV di sekitar TKP diduga sengaja dimatikan. Hingga kini, polisi masih mendalami kasus ini guna mengungkap identitas pelaku dan motif pembunuhan. Content Creator: Shinta Millenia #sekeluargatewas #situbondo #pembunuhan #korban Sahabat KompasTV, jangan lupa like, comment, dan subscribe channel YouTube KompasTV, juga aktifkan lonceng notifikasi agar tidak ketinggalan update mengenai isu-isu terkini di Indonesia. Jangan lewatkan live streaming KompasTV 24 jam non stop di https://ift.tt/tWE6KTp. Agar tidak ketinggalan berita-berita terkini, terlengkap, serta laporan langsung dari berbagai daerah di Indonesia, yuk subscribe channel youtube KompasTV. Aktifkan juga lonceng supaya kamu dapat notifikasi video terbaru dari KompasTV. Sahabat KompasTV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui website: www.kompas.tv Media sosial KompasTV: Facebook: https://ift.tt/3yDZr4p Instagram: https://ift.tt/i1PgNQj Twitter: https://twitter.com/KompasTV TikTok: https://ift.tt/cJagjr7
Sumber:
View on YouTube

Komentar