JAKARTA, KOMPAS.TV - Danpuspom TNI Marsda Agung Handoko mengungkap adanya uang suap dari pengusaha swasta ke pihak Kepala Basarnas Marsdya Henri Alfiandi. Uang itu disebut sebagai 'profit sharing' senilai hampir Rp 1 miliar. "Profit sharing ini adalah istilah dari ABC (Afri Budi Cahyanto) sendiri," kata Komandan Pusat Polisi Militer (Danpuspom) TNI Marsekal Muda (Marsda) R Agung Handoko saat konferensi pers di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (31/7/2023). ABC yang disebut Marsda Agung Handoko adalah Letkol Arif Budi Cahyanto selaku Koordinator Staf Administrasi (Koorsmin) Kabasarnas RI. 'Profit sharing' itu diserahkan pihak swasta bernama Marilya atau Mari/Meri selaku Direktur Utama PT Intertekno Grafika Sejati. Duit itu diduga berkaitan dengan pengadaan proyek alat deteksi reruntuhan. Video editor: Bara Bima Hardika Baca Juga Jadi Tersangka Suap, Kepala Basarnas Ditahan di Puspom AU di https://ift.tt/eWMjbSL Artikel ini bisa dilihat di : https://ift.tt/EgpkhvK
Sumber:
View on YouTube
Komentar
Posting Komentar