Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyebut penghapusan pekerjaan rumah (PR) bagi siswa merupakan upaya untuk menghentikan aktivitas rutin di sekolah dibawa ke rumah. PR tertulis bagi siswa, menurut dia, bisa diganti dengan tugas yang lebih produktif, untuk membentuk pola pikir kreatif dan aplikatif.
Sumber:
View on YouTube
Komentar
Posting Komentar